BANYUMAS – Kebakaran hutan jati dilaporkan terjadi di wilayah Desa Kalisube, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Lokasi kebakaran disebut berada di kawasan perbatasan dengan Desa Papringan.

Informasi mengenai kejadian tersebut beredar pada Minggu, 6 September 2026. Dalam sebuah unggahan video di media sosial, terlihat kobaran api membakar kawasan yang disebut sebagai hutan jati di wilayah Kalisube, perbatasan Papringan, Banyumas.

Kemunculan kebakaran ini menjadi perhatian karena Banyumas tengah menghadapi kondisi kekeringan yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gambar ilustrasi

Berdasarkan keterangan BPBD Banyumas, Kabupaten Banyumas masuk kategori awas atau zona merah potensi kekeringan meteorologis pada Dasarian I September 2026. Kondisi lingkungan yang kering membuat api lebih mudah muncul dan menyebar apabila tidak segera ditangani.

BPBD Banyumas mencatat hingga awal September telah terjadi puluhan kejadian karhutla di wilayah Banyumas. Total terdapat 28 kejadian karhutla dengan luas area terbakar mencapai 24,868 hektare. Salah satu kejadian terbaru sebelumnya terjadi di Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, pada 3 September 2026.

Sementara itu, informasi mengenai kebakaran di Kalisube dan perbatasan Papringan masih terbatas pada laporan visual yang beredar di media sosial. Belum terdapat keterangan resmi yang dapat memastikan luas lahan yang terbakar, penyebab munculnya api, maupun apakah terdapat korban dalam kejadian tersebut.

Masyarakat di sekitar lokasi diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama selama kondisi kemarau dan lingkungan yang kering. Aktivitas yang berpotensi memicu api, seperti pembakaran sampah atau pembakaran lahan, sebaiknya dihindari.

BPBD Banyumas sebelumnya juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah tanpa pengawasan, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di tengah kondisi kering perlu mendapat perhatian bersama. Selain berpotensi meluas, asap dari kebakaran juga dapat mengganggu aktivitas dan kualitas udara masyarakat di sekitar lokasi.

Hingga informasi ini disusun, perkembangan terbaru terkait penanganan kebakaran di kawasan Kalisube–Papringan masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.

Sumber kejadian: unggahan video dari Purwokerto City yang menyebut kebakaran hutan jati di Desa Kalisube, perbatasan Papringan, Banyumas.